June 02, 2020

"Kita Semua Manusia" – Chelsea Ikuti Liverpool Berlutut Untuk Dukung Gerakan ‘Black Lives Matter’

Chelsea mengikuti langkah Liverpool melawan rasisme dengan membuat simbol saat latihan untuk mendukung gerakan ‘Black Lives Matter’.

Para pesepakbola di seluruh Eropa memanfaatkan platform online untuk bersuara di tengah gelombang protes di Amerika Serikat terkait kematian George Floyd.

Kerusuhan membuncah di sejumlah kota AS pekan lalu setelah Floyd meregang nyawa di tangan petugas kepolisian Minnesota.

Para bintang di tim utama Liverpool seperti Joe Gomez, Virgil van Dijk dan James Milner semuanya memposting gambar yang sama di media sosial, skuad membuat gaya berlutut di tengah lapangan Anfield dengan menyertakan caption ‘Unity is strength‘.

Chelsea kini mengikuti aksi Liverpool itu. Sejumlah pemain inti membuat tweet sebuah gambar yang memperlihatkan mereka berlutut dan membuat bentuk ‘H’ raksasa di tempat latihan mereka, Cobham.

Kapten The Blues Cesar Azpilicueta pun menjelaskan simbol yang diperlihatkan para pemain Chelsea itu.

“Ini adalah sesuatu di mana kami ingin memaksimalkan posisi kami untuk mengekspresikan bahwa kami hidup di dunia di mana kami harus mencoba untuk memperbaikinya demi masa depan, demi dunia yang lebih baik dengan banyaknya cinta, tanpa ada rasa benci,” ungkap Azpilicueta di laman resmi Chelsea.

“Kami baru-baru ini disuguhkan tindakan rasis dan kami melihat setiap hari bahwa kebencian seperti ini harus dihilangkan dari masyarakat, dan kami harus memainkan bagian kami,” jelasnya.

“Setiap hari ada peluang untuk memimpin dengan contoh, berprilaku, mengedukasi anak-anak menuju dunia yang lebih baik karena kami tahu bahwa edukasi adalah kunci untuk masa depan,” katanya lagi.

“Kami tahu generasi muda hadir di belakang kami dan kami ingin meninggalkan mereka dalam dunia yang lebih baik dengan semakin memungkinkan tanpa adanya berbagai diskriminasi dan rasisme, jadi segalanya penting dan inilah saatnya untuk bersuara, menghadapi sikap-sikap yang kami lihat. Tidak ada tempat untuk permasalahan seperti ini,” urainya.

“Chelsea adalah klub yang mengedepankan contoh, selalu di garis depan untuk menghalau rasisme dan seluruh tindak diskriminasi,” papar Azpilicueta.

“Kami sangat bangga menjadi bagian dari Chelsea dan mengambil tindakan dengan ikut berpartisipasi di berbagai kampanye. Anda ingin coba membantu dengan cara yang kami bisa. Inilah bagian dari nilai-nilai kami dan kami menganggapnya dengan sangat serius,” aku sang fullback.

Azpilicueta melanjutkan: “Kami melihat banyak insiden diskriminasi di setiap bagian dunia dan itu harusnya tak boleh terjadi. Kami semua sama dan tak peduli asal-usul kita, warna kulit kita, agama kita, seksualitas kita, kami semua manusia. Memiliki kesempatan yang sama dan saling menghargai satu sama lain adalah kunci, di samping edukasi, melihat semua orang sebagai manusia lainnya dan tidak membeda-bedakan.”

“Sungguh penting untuk saling menghargai satu sama lain dan belajar satu sama lain. Kami datang dari latar belakang berebeda, tapi kami semua bisa saling mengapresiasi dan saling mencintai satu sama lain. Dan pada akhirnya memiliki jalan yang lebih baik untuk dunia ini,” tandasnya.